kaki palsu berkualitas aman dan nyaman

Kaki Palsu Berkualitas Aman dan Nyaman: Hadiah Terbaik bagi Kaum Difabel

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan Tanggal 3 Desember sebagai Hari Penyandang Disabilitas Sedunia. Berdasarkan data Sensus Penduduk Indonesia Tahun 2010, tercatat sebanyak 3.088 penyandang tuna daksa (2.432 ringan dan 656 parah) untuk kategori usia 10 tahun ke atas. Jumlah ini adalah 10,26% dari total penyandang disabilitas di Indonesia. Lebih lanjut, data Riskesdas 2013 melaporkan bahwa penduduk yang bermasalah dalam berjalan jauh dan berdiri lama memiliki persentase tertinggi (12,6%) dibandingkan kasus disabilitas lainnya. Tentunya, pasien tuna daksa membutuhkan alat kaki palsu berkualitas aman dan nyaman sehingga bisa kembali hidup normal dan berkarya.

Kembali Hidup Normal dengan Kaki Palsu

Pasien prostetik, baik untuk kasus prosthesis dan orthosis membutuhkan alat bantu pengganti anggota tubuh biologis. Di sinilah peran krusial lengan dan kaki palsu berkualitas aman dan nyaman. Sehingga, pasien yang mengalami keterbatasan fisik tersebut dapat kembali hidup produktif. Selain itu, mereka bebas ketergantungan kepada orang lain, kembali bekerja dan percaya diri dalam pergaulan kehidupan sosial. Pada artikel sebelumnya, disebutkan setidaknya ada 3 unsur utama untuk kaki palsu berkualitas, yaitu fungsi menyerupai kaki biologis, material yang ringan dan fungsi estetika.

  1. Kaki Palsu Berkualitas dan Aman

Keamanan merupakan hal paling utama dalam menggunakan kaki palsu. Hal ini hususnya berhubungan dengan resiko jatuh pada saat pasien prostetik berjalan. Apalagi kondisi jalan yang tidak selamanya rata dan lurus. Kaki palsu berkualitas harus mengedepankan keamanan di saat pasien berjalan di atas jalan tidak rata, naik-turun tangga, dan sebagainya. Disinilah diperlukan seorang ahli prostetik profesional bersertifikasi. Kondisi setiap pasien amputasi berbeda-beda satu dengan yang lainnya terutama dalam bentuk pola gait (ayunan kaki saat berjalan), tingkat aktivitas pasien, dan dinamika keseimbangan pada kaki palsu pada masing-masing individu.Teh Lin Pros & Ortho memiliki tim profesional yang menangani kebutuhan setiap individu secara spesifik.

Penggunaan teknologi muktahir pada kaki prosthesis juga harus memperhatikan faktor keamanan. Sistem kerja yang friendly-user atau mudah digunakan membantu meningkatkan faktor keamanan bagi pengguna. Mikroprosesor dan sistem sensor gravitasi yang dipasang pada kaki palsu mampu mengubah ayunan kaki (gait) secara otomatis sesuai dengan kondisi yang dihadapi pasien. Misalnya pada salah satu produk Teh Lin “V One Knee”.

Selain pengaturan otomatis, V One Knee juga dilengkapi dengan pengaturan manual besarnya resistansi lengkungan pada sambungan lutut yang sangat menentukan kecepatan berjalan dan pola ayunan kaki pasien. Perangkat ini juga menggunakan integrasi sistem gravitasi yang mampu mengestimasi kecepatan jalan yang berbeda-beda dan besarnya resistansi kaki palsu  yang juga berpengaruh untuk faktor keamanan.

kaki palsu berkualitas aman dan nyaman

V One Knee yang Dilengkapi Mikroprosesor  dan Sensor Gravitasi

  1. Kaki Palsu Berkualitas Aman dan Nyaman

Selain faktor keamanan, kaki palsu berkualitas juga harus memperhatikan tingkat kenyamanan. Kondisi setiap pasien yang unik dan spesifik membutuhkan penanganan yang spesifik pula. Kenyamanan juga menjadi faktor penentu apakah si pasien mau berlama-lama menggunakan kaki palsu tersebut. Rata-rata seseorang berjalan sebanyak 6.500 langkah per hari di area perkotaan. Tentunya, pilihan kaki palsu berkualitas aman dan nyaman menjadi prioritas utama bagi kaum difabel untuk bisa melakukan aktifitas harian tersebut.

Bukanlah suatu faktor yang mudah untuk seorang pasien beradaptasi dengan kondisinya yang baru untuk menggunakan kaki palsu. Butuh waktu dan latihan yang cukup serta kesabaran hingga pasien bisa benar-benar nyaman menggunakan alat bantu tersebut.

Bahan sangat menentukan tingkat kenyamanan, dan teknologi telah berperan penting dalam inovasi bahan yang semakin lama semakin ringan dan tahan lama. Bahan pada soket, yaitu sambungan pada residu kaki biologis dan kaki palsu merupakan salah satu faktor utama kenyamanan penggunaan kaki palsu. Di samping itu, memilih soket yang tepat dengan kondisi individu pasien merupakan faktor penting. Bagian residu pada kaki amputasi ada kalanya berubah bentuk, sehingga soket yang digunakan pun harus mengalami penyesuaian. Hal ini tentunya akan meningkatkan kenyamanan penggunaan kaki palsu.

Kedua, masalah kenyamanan juga berhubungan dengan kesehatan kulit kaki pasien. Masalah kesehatan kulit dan faktor keringat yang dapat menyebabkan kuman/bakteri, iritasi, ruam, dan luka menentukan pula tingkat kenyamanan pasien. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan kulit pasien, khususnya pada bagian yang kontak langsung dengan kaki palsu merupakan faktor utama lainnya dalam meningkatkan kenyamanan.

Ketiga, tingkat kenyamanan juga berkaitan dengan pemilihan sepatu khusus. Dan, manajemen berat badan juga perlu mendapatkan perhatian agar kaki palsu yang digunakan tetap terasa nyaman. Namun demikian, ada kalanya kaki palsu harus diganti dan tidak dapat digunakan sepanjang masa karena perubahan pada struktur kaki/tubuh pasien. Hal ini juga menjadi faktor penentu tingkat kenyamanan. Sehingga pemeriksaan rutin kepada ahli prostetik/ortotik harus menjadi agenda pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *