kaki palsu canggih

Kaki Palsu Canggih: Life with “No Limit”

Mengukir Prestasi dengan Kaki Palsu Canggih

Camille Rodrigues (25 tahun) adalah seorang atlet renang yang memperoleh 4 medali emas di ajang Paralimpiade di Mexico. Paralimpiade adalah ajang bergengsi seperti Olimpiade khusus bagi atlet penyandang difabel. Ia harus mengalami amputasi pada kaki kanannya karena cacat lahir yang dideritanya. Kegiatan renang yang awalnya hanya untuk alasan medis, kini malah menjadikannya seorang yang berprestasi. Berkat alat bantu kaki palsu canggih yang dipakainya, Rodriques menemukan berkat lain dalam hidupnya. Ia menggunakan komponen kaki palsu canggih yang diproduksi Teh Lin.

Selain Rodrigues, banyak lagi atlet Paralimpiade lainnya dengan memiliki prestasi hebat dan spektakuler. Sebut saja Oscar Pistorius yang dikenal dengan julukan “Blade Runner”. Ia pemegang rekor dunia pada cabang olah raga lari 400 meter. Bahkan pertama kali dalam sejarah, Pistorius pernah ikut bertanding dalam lari 400 meter Olimpiade melawan atlet berbadan sempurna. Semua terjadi berkat kaki palsu canggih, kaki palsu revolusioner yang dipakainya.  Dan masih banyak lagi para juara dunia Paralimpiade mengukir prestasi dengan bantuan tangan atau kaki palsu canggih. Sebut saja Stephane Milliens (petenis meja), Eric Dargent (peselancar), Stephan Buchler (atlet sepeda), dan lainnya. Tentunya semua bisa tercapai karena keberanian dan tekad kuat untuk mampu mengatasi rintangan dan meraih prestasi. Dan teknologi pada alat bantu tangan/kaki palsu canggih membawa hidup pada ‘no limit”.

Harapan di Tengah Keputusasaan

Tak hanya para atlet kelas dunia yang menoreh berbagai prestasi dengan bantuan tangan dan kaki palsu canggih. Kemajuan teknologi protese (anggota badan palsu) juga telah memberikan harapan baru bagi banyak penyandang cacat lainnya. Kaki palsu canggih bagi anak-anak yang sejak lahir harus menderita amputasi karena cacat bawaan, sakit atau kecelakaan. Ataupun, bagi pekerja pabrik yang menjadi tulang punggung keluarga yang mengalami kecelakaan kerja dan harus diamputasi. Simak saja beberapa testimoni pada tautan ini.

Teknologi dan Material pada Tangan & Kaki Palsu Canggih

Kaki palsu canggih merupakan sebuah karya yang menggabungkan kemajuan teknologi dan bahan-bahan canggih yang menjadikannya luar biasa lentur dan kokoh. Bahan-bahan serat karbon dan alumunium adalah salah satunya. Bahan-bahan ini menjadikan tangan atau kaki palsu lebih kokoh namun pula lebih ringan dari produk-produk prostese berbahan lainnya. Dengan demikian, performa alat bantu meningkat jauh baik dari sisi keamanan, kecepatan dan kenyamanan.

Beberapa negara seperti Perancis dan Jerman adalah negara-negara pemasok kaki palsu canggih. Mereka memiliki ahli-ahli ortopedi dan prostetik yang sangat mahir dibidangnya. Mereka juga memiliki laboratorium-laboratorium penelitan terbaik. Di wilayah Asia, salah satu produsen tangan dan kaki palsu canggih adalah Teh Lin Pros & Ortho, Inc. Berbasis di Taipe, Taiwan, produk-produk Teh Lin telah mencapai pasar global. Di bawah kepemimpinan Mr. Kuen-Lin Chen yang juga seorang penyandang cacat, Teh Lin memasarkan produk kaki palsu canggihnya di 40 Negara. Salah satunya adalah Indonesia melalui distributor resminya, Indo Teh Lin (Sehatindo).

Tampilannya yang Bisa Futuristik

Selain dari sisi teknologi dan material, tangan dan kaki palsu canggih juga memiliki tampilan yang futuristik. Beberapa perusahaan menciptakan custom-made prostese yang dapat dipesan bagi penderita amputasi. Produk dengan inovasi hi-tech ini mampu menyerupai kontur kaki si pasien sehingga ketika dipakai terasa seperti kaki asli. Kaki palsu canggih ini pun dapat diberikan fitur-fitur tambahan agar tidak kelihatan membosankan. Terlihat stylish dan menampilkan kepribadian masing-masing customer prostetik.

futuristik leg

Kaki Palsu Canggih yang Futuristik

Soket

Bisa dikatakan bahwa soket adalah bagian terpenting dari kaki palsu canggih. Komponen ini menciptakan antarmuka (interface) antara anggota tubuh residu dengan perangkat prostetik yang melekat padanya. Komponen ini dirancang khusus untuk mengakomodasi bentuk dan ukuran dari anggota residu setiap pasien. Jika tidak benar dan pas, maka pasien dapat mengalami rasa sakit, luka/lecet, terasa berat dan tidak berfungsi maksimum. Jika begitu, kaki palsu canggih bukan nya membantu gerak tubuh pasien, namun malah menjadi tidak berguna.

Desain soket mengalami perkembangan dari masa ke masa. Model konvensional menggunakan bahan dan material yang banyak tersedia di pasaran. Misalnya soket terbuat dari besi, baja, kayu, kulit dengan biaya produksi yang lebih terjangkau. Pada kaki palsu canggih, soket menggunakan bahan seperti fiber karbon. Material ini sifatnya lebih ringan, stabil dan fleksibel sekaligus aman dan nyaman.

Setiap soket didesain unik untuk memenuhi kebutuhan setiap pasien secara spesifik. Soket tersebut harus pula mampu mendistribusikan berat badan si pemakainya untuk menghasilkan keseimbangan. Jika semua kebutuhan krusial ini tercapai, maka kaki palsu akan meningkatkan mobilitas si pemakainya.

Microchips yang Mengendalikan Kaki Palsu Canggih

Revolusi prostetik  era ini menghasilkan “smart leg”, kaki palsu canggih yang dikendalikan menggunakan sensor dan chips. Microchips yang ditanamkan pada kaki palsu akan merespon berbagai sensor input dari berbagai sumber. Microprocessor akan mengatur sambungan hidrolik, gerakan elektronik motorik yang menggerakkan pergelangan kaki, lutut dan soket.

Microchips juga menghasilkan perangkat dengan sistem sensor yang lebih sensitif terhadap setiap kondisi dan daerah. Dengan demikian akan menghasilkan gait/ayunan langkah yang normal dan efisien. Misalnya gerakan ayunan kaki pada kondisi kaki berjalan normal akan berbeda dengan ayunan kaki saat menaiki tangga, saat berlari atau mengayuh sepeda. Adanya serat-serat optik pada kaki palsu canggih memungkinkan pula transmisi impuls saraf dari kaki palsu ke saraf-saraf pada kaki residu. Selanjutnya transmisi disampaikan ke otak pasien untuk menghasilkan transisi gerak kaki secara otomatis dan lebih halus.

Teh Lin dan Desain “Smart Leg”

ADLIB Microprocessor Knee – Disarticulation adalah salah satu produk andalan Teh Lin untuk kategori kaki palsu canggih. Teh Lin menciptkan 3 varian produk  ADLIB yaitu Microprocessor Knee Disarticulation (Type A-TGK-5PSOIC-A01, A-TGK-5PSOIC-A11) dan Graphite Intelligent Disarticulation Knee (Type A-TGK-5PS10IC).

 

ADLIB Microprocessor

ADLIB Microprocessor Knee – Kaki Palsu Canggih Ciptaan Teh Lin

 

ADLIB menggunakan campuran material muktahir seperti serat karbon, campuran titanium dan campuran aluminium. Dengan berat yang cukup ringan, sekitar 1,21 kg, ADLIB tampil dengan desain yang menawan. ADLIB dilengkapi dengan sistem sensor tipe G – multi axis. Sensor ini mampu mengukur akselerasi yang tercipta pada prostetik dan estimasi postur/orientasi 3D kaki palsu dengan kecepatan mencapai 200 kali/detik. Selanjutnya microprocessor akan mengakumulasi dan menganalisa setiap informasi yang ditransmisikan oleh Sensor G. Lalu microprocessor akan mengevaluasi setiap pola gait dari user.

Setelah menerima sinyal yang dihasilkan microprocessor, silinder pneumatik akan menghasilkan daya tahan optimal untuk mengendalikan dan menghasilkan pola gait alami.  ADLIB juga dilengkapi dengan lempeng yang menyerap setiap goncangan pada lutut sehingga menghasilkan stabilitas sendi dan menghindari terjadinya lutut yang tertekuk. Pengaturan resistansi sendi menggunakan program komputer dan model manual.

Tipe Graphite Intelligent Disarticulation Knee memiliki keunggulan lebih dari kedua varian lainnya. Model ini hampir seperti sebuah otak dengan lutut “auto-pilot” yang secara instant mampu menyesuaikan demand gait (ayunan langkah) si pasien. Beratnya lebih ringan dibandingkan dua varian sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *