tips merawat kaki palsu

10 Tips Merawat Kaki Palsu Anda

Tips Merawat Kaki Palsu Anda

Baik Anda yang baru menggunakan kaki palsu maupun yang telah menggunakan kaki palsu bertahun-tahun, perawatan tubuh dan kaki palsu Anda menjadi hal yang penting. Hal ini tidak saja akan membuat penggunaan kaki palsu Anda lebih tahan lama, namun juga akan melindungi kesehatan tubuh Anda. Stump (ujung bagian tubuh yang teramputasi) merupakan salah satu bagian tubuh yang perlu mendapat perawatan khusus untuk menghindari munculnya infeksi yang membayakan tubuh Anda. Karenanya, Anda dapat menyimak tips merawat kaki palsu Anda, yang didalamnya termasuk merawat stump Anda.

Tips Merawat Kaki Palsu – Perawatan Kulit Stump

Ketika Anda menggunakan kaki palsu, bagian stump akan ikut masuk ke dalam soket. Hal ini menyebabkan stump akan mendapatkan sirkulasi udara yang lebih sedikit. Kurangnya udara, ditambah dengan cuaca yang panas, akan memudahkan pertumbuhan bakteri atau jamur di sekitar stump Anda. Selain itu, karena stump tidak secara natural didesain untuk mengangkat beban kaki palsu, stump akan mudah mengalami tekanan dan kerapuhan.

Di sisi lain, kulit menjadi garis terdepan di dalam mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Bagian ini terdiri atas beberapa lapisan yang secara konstan mengalami regenerasi sel. Selain itu, di lapisan kulit terdapat kelenjar keringat dan foliker rambut yang sangat rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, perawatan kulit dan kebersihan stump menjadi aktivitas wajib yang perlu dilakukan bagi Anda pengguna kaki palsu.

Beberapa masalah kulit di bagian stump yang dapat dialami oleh pengguna kaki palsu:

  • iritasi kulit secara umum/ruam dan lecet
  • radang karena alergi terhadap bahan pembersih kulit stump, produk perawatan kulit, atau material kaki palsu
  • pembengkakan kulit stump
  • kista,  yang mungkin bermula dari kebiasaan menggaruk kulit stump yang kemudian memunculkan benjolan-benjolan kecil
  • bisul akibat bakteri atau sirkulasi yang buruk yang diterima oleh stump

Beberapa hal berikut berkontribusi terhadap munculnya masalah kulit di bagian stump:

  • tekanan yang kuat terhadap stump
  • gesekan
  • verrucous hiperplasia (produksi sel kulit berlebih) yang menyebabkan kulit menebal
  • panas dan keringat – pengguna kaki palsu akan memiliki area permukaan kulit yang semakin berkurang untuk menahan panas; sementara di sisi lain, mereka dapat mengeluarkan energi lebih banyak untuk melakukan satu jenis gerakan  yang tentunya akan meningkatkan volume keringat yang dihasilkan
  • menderita diabetes

Mengingat pentingnya stump yang terawat dengan baik, berikut ini 10 tips merawat kulit stump sebagai bagian dari tips merawat kaki palsu Anda.

10 Tips Merawat Kulit Stump

  1. Bersihkan kulit stump Anda setiap hari dengan menggunakan sabun tanpa aroma. Pembersihan sebaiknya dilakukan di malam hari sebelum Anda beristirahat. Saat membersihkan gunakan air yang sedikit hangat saja.  Mohon perhatikan bahwa penggunaan air panas yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada bagian stump.
  2. Bilaslah kulit stump yang telah diberikan sabun secara tuntas tanpa menyisakan sedikit sabun sekalipun. Sisa sabun tersebut dapat berpotensi iritasi pada stump Anda.
  3. Keringkan stump secara perlahan-lahat menggunakan handuk yang bersih.
  4. Pijat stump Anda secara perlahan-lahan menggunakan losion. Gunakan losion tanpa wewangian dan gunakan di malam hari setelah Anda selesai beraktivitas dan melepaskan kaki palsu Anda.
  5. Balutlah stump Anda dengan perban ketika sedang tidak menggunakan kaki palsu. Hal ini akan membantu mencegah iritasi atau mengurangi pembengkakan.
  6. Selalu pastikan tubuh Anda terhidrasi secara cukup dengan meminum air putih yang cukup sepanjang hari.
  7. Minta bantuan orang lain untuk memeriksa ada/tidaknya luka di stump Anda. Mohon diperhatikan, ketika ada bagian tubuh yang teramputasi, kepekaan tubuh terhadap rasa sakit mungkina kan berkurang. Anda mungkin akan merasa baik-baik saja padahal terdapat luka kecil di stump Anda.
  8.  Bawalah kain pembersih wajah yang bersih dan kering setiap Anda bepergian. Dalam kondisi tubuh beristirahat, Anda dapat melepaskan kaki palsu tersebut dan membersihkan stump Anda secara perlahan.
  9. Jangan mencukur rambut yang tumbuh di stump Anda! Rambut tersebut justru sangat baik untuk melindungi kulit stump; mencukurnya akan meningkatkan resiko iritasi.
  10. Khusus untuk pengguna kaki palsu yang juga menderita diabetes, selalu ingat bahwa kulit yang pecah atau gatal akan menjadi pintu masuk bagi bakteri penyebab infeksi. Karenanya, pastikan untuk selalu mengontrol kadar gula tubuh Anda. Ingat, semakin tinggi kadar gula akan menyebabkan tubuh semakin mudah dehidrasi, mengakibatkan kulit menjadi kering dan mudah pecah. Selain itu, karena penderita diabetes memiliki kepekaan sensor saraf yang rendah, sangat disarankan untuk tidak mandi menggunakan air panas.

10 Tips Merawat Kaki Palsu

  1. Lepas kaki palsu Anda, terutama pada saat Anda akan tidur.
  2. Periksalah kaki palsu Anda terutama untuk memantau ada/tidaknya kerusakan.
  3. Hindari menggunakan sepatu dengan ketingian hak yang berbeda antara ujung jari kaki dan tumit kaki.
  4. Selalu kenakan kaus kaki setiap kali Anda menggunakan kaki palsu.
  5. Gantilah kaus kaki Anda secara rutin, sekali sehari.
  6. Bersihkan soket secara teratur dengan sabun.
  7. Jagalah berat badan Anda supaya kaki palsu Anda tetap nyaman digunakan.
  8. Lakukan pemeriksaan kaki palsu Anda secara rutin di prostetist, setidaknya setahun sekali.
  9. Saat Anda beristirahat dalam melakukan perjalanan, selain membersihkan stump Anda, bersihkan pula soket kaki palsu Anda.
  10. Cucilah soket kaki palsu Anda secara teratur dengan menggunakan sabun yang lembut. Anda lebih baik menggunakan sabun mandi dibandingkan deterjen pakaian. Sebisa mungkin bersihkan setiap hari dan pastikan tidak ada residu sabun tertinggal. Kami sarankan, Anda menanyakan prostetist Anda jenis sabun yang sebaiknya digunakan untuk membersihkan soket kaki palsu Anda.

Latihlah Otot Tubuh Anda

Selain tips merawat stump dan tips merawat kaki palsu Anda, hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah melatih otot-otot tubuh Anda.  Otot yang lemah akan membuat Anda lebih cepat merasa lelah. Hal ini akan menimbulkan rasa sakit yang cukup kuat di bagian tubuh yang menopang kaki palsu Anda. Oleh karena itu, latihan tubuh pasca penggunaan kaki palsu perlu menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari Anda.

Sebagai contoh, saat Anda dalam kondisi duduk atau berbaring, ayunkan kaki Anda ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan, dan gerakan memutar. Diskusikan dengan terapis Anda untuk mengatur proses latihan Otot yang dapat Anda lakukan. Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk melakukan yoga, yang tidak saja baik untuk kesehatan tubuh Anda, tetapi juga pikiran Anda.

Referensi:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *