Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi

Pandemi yang telah berlangsung sudah satu tahun lebih, telah banyak membuat masyarakat perlu melakukan penyesuaian. Tentunya dengan menerapkan 3M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Selain itu, penting juga untuk menerapkan gaya hidup sehat di masa pandemi seperti ini. 

Usaha melawan pandemi kini ‘dibantu’ melalui program vaksinasi. Melalui vaksinasi tubuh akan menciptakan kekebalan untuk membantu menangkal virus. Tapi, tentu saja kita tidak boleh menggantungkan vaksin saja. Kita bahkan sedini mungkin harus membentuk kekebalan tubuh, terutama untuk lansia dengan menerapkan gaya hidup sehat untuk lansia yang juga dapat mengurangi risiko terserang penyakit serius di masa tua. 

Gaya hidup sehat di masa pandemi ini akan menguntungkan tidak hanya sehat fisik, namun juga sehat mental, dan sejahtera. Selain itu, dengan menerapkan gaya hidup sehat di masa pandemi seperti ini akan membantu menyebarkan energi positif pada orang-orang di sekitar kita. 

Rutinitas yang banyak dilakukan dari rumah membuat beberapa orang kurang memperhatikan gaya hidup sehat di masa pandemi. Gaya hidup sehat untuk remaja dan khalayak umum tidak hanya dengan memperhatikan asupan makanan, tapi juga rutin melakukan olahraga. 

Kita juga perlu menghindari konsumsi minuman beralkohol, mengurangi makan makanan junk food, merokok, serta begadang. Dampaknya mungkin tidak bisa dirasakan sekarang, tapi sebisa mungkin kita mulai menguranginya. 

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

Jauh sebelum adanya virus COVID-19, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah merumuskan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) pada tahun 2017. GERMAS memiliki tujuan untuk menyebarkan budaya hidup bersih dan sehat yang berisikan tujuh langkah. Cara gaya hidup sehat di masa pandemi sebebenarnya telah terinspirasi dari GERMAS.

Tujuh langkah tersebut adalah melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman berakohol, melakukan cek kesehatan berkala, menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan jamban. 

Ketujuh poin GERMAS sangat relevan apabila diimplementasikan pada masa pandemi. Apalagi di masa pandemi seperti ini, kita masih harus banyak melakukan aktivitas di rumah saja. 

Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi yang Harus Kita Perhatikan

Melakukan Aktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik salah satunya adalah berolahraga. Langkah ini merupakan langkah pertama yang sederhana serta berdampak besar. Aktivitas fisik yang teratur dalam gaya hidup sehat di masa pandemi akan bermanfaat bagi tubuh dan pikiran. Olahraga juga bisa mengubah suasana hati, lho! Tubuh kita juga jadi lebih fit dan tetap bugar. 

Kita tidak perlu pergi ke pusat kebugaran, masih banyak olahraga lain yang bisa dilakukan dari rumah. Salah satunya, adalah yoga. Meski terkesan ringan, tapi yoga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Yoga untuk kesehatan tubuh dapat dilakukan dalam waktu yang singkat serta gerakan yang mudah diikuti. Yoga dapat melemaskan otot dan memperlencar peredaran darah. 

Kita juga masih bisa berolahraga bersama keluarga atau teman , tapi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan ya! 

Konsumsi Makanan Bergizi Empat Sehat dan Lima Sempurna

Membiasakan mengonsumsi buah dan sayur juga merupakan langkah sederhana dalam menjaga gaya hidup sehat di masa pandemi ini. Makan buah dan sayur dapat membantu tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus COVID-19. 

Tentu saja buah dan sayur banyak mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh meskipun dalam jumlah sedikit. Zat-zat tersebut berperan penting untuk membantu metabolisme tubuh, sistem umum, serta pembentukan hormon. 

Para ahli merekomendasikan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran hijau tua, buah-buahan, dan kacang-kacangan yang penuh serat. Selain itu juga, kita perlu mengurangi makan makanan olahan. Kalau perlu cukup memasak makanan kita sendiri di rumah, sekaligus menghemat pegeluaran. 

Jangan lupa juga untuk minum air putih delapan gelas sehari ya! Jangan sampai dehidrasi. Usahakan untuk makan secara teratur dan tepat waktu. 

Menjaga Kebersihan 

Gaya hidup sehat penting dilakukan di masa pandemi ini, salah satunya adalah menjaga kebersihan. Kegiatan ini sudah menjadi sesuatu yang wajib kita lakukan, karena dengan hidup bersih kita juga akan terhindar dari berbagai bakteri dan virus penyebab penyakit. 

Biasakan untuk mencuci tangan dengan rutin. Kita bisa mencuci tangan secara teratur dengan sabun atau hand sanitizer. Usahakan juga untuk segera mandi setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. 

Untuk proteksi lebih lanjut, kita juga bisa menyemprotkan desinfektan pada barang-barang yang kita gunakan di luar rumah. Kita tidak tahu mungkin ada droplet yang menempel pada barang yang kita bawa maupun sentuh. Jadi penting untuk menjaga kebersihan selalu. 

Gaya Hidup Sehat Di Masa Pandemi Dengan Cara Istirahat Yang Cukup

Tidur merupakan gaya hidup sehat pria yang baik untuk reproduksi. Bukan hanya pria, tidur yang nyenyak sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk untuk kaum wanita. Tidur dengan durasi yang cukup akan memperbaiki sistem pertahanan tubuh.

Gaya hidup sehat dengan cara tidur cukup, telah banyak hasil penelitiannya. Para ahli menyarankan orang dewasa usia 18 hingga 60 tahun untuk tidur tujuh jam atau lebih per malam. 

Tidur sangat penting, karena kurang tidur dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, diabetes, dan banyak lagi penyakit berbahaya lainnya. Meskipun bekerja dari rumah tapi istirahat yang cukup tidak boleh disepelekan. 

Gaya Hidup Sehat dengan Perawatan Mental dan Diri Sendiri

Cara gaya hidup sehat berikutnya adalah merawat mental. Kita  juga bisa melakukan meditasi, relaksasi, melakukan quality time bersama keluarga, maupun melakukan perawatan pribadi. Meluangkan waktu untuk merawat diri kita sendiri akan meningkatkan positive vibes pada orang-orang terdekat kita. 

Pola pikir dapat mempengaruhi kesehatan dan kondisi tubuh seseorang. Jika kita berpikir positif, kita akan bisa mengelola stres dengan baik serta mudah menerapkan gaya hidup sehat. Kita juga akan menjadi lebih bahagia dan memiliki perasaan yang lebih tenang untuk menghadapi situasi pandemi. 

Cara ini cukup berpengaruh untuk mengatasi stres dan kecemasan. Dengan begitu, kesehatan fisik dan mental kita seimbang untuk menjaga gaya hidup di masa pandemi ini. Jangan lupa juga untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun teman-temen!

Dengan memulai gaya hidup sehat ini, proses regenerasi serta metabolisme di dalam tubuh menjadi lebih maksimal. Tubuh pun siap ‘menghadang’ virus yang ‘menyerang’. 

Menerapkan Adaptasi Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi

Tidak cukup menerapkan gaya hidup sehat saja, juga perlu adaptasi kebiasaan baru. Salah satu kebiasaan baru tersebut, interaksi tanpa sentuh yang diadopsi oleh masyarakat. Biasanya, kita bersalaman saat bertemu dengan seseorang. Namun, kini kita cukup dengan melakukan salam namaste dengan mengatupkan kedua tangan di dada. 

Masyarakat juga perlu beradaptasi untuk menggunakan teknologi tanpa sentuh. Teknologi ini menggunakan ponsel menjadi salah satu perantara dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sehingga, kita dapat mengurangi interaksi dengan seseorang maupun dengan benda-benda di sekitar. 

Indonesia telah menerapkan adaptasi baru ini pada alat pembayaran menggunakan QR Code yang dapat digunakan melalui layanan fintech. Selain itu, beberapa pusat perkantoran dan perbelanjaan menggunakan sistem sensor pada lift. 

Meskipun sudah banyak sekali usaha gaya hidup sehat untuk mencegah COVID-19, masih banyak sekali masyarakat yang acuh akan hal tersebut. Menerapkan gaya hidup sehat dan beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi ini tentu tidak mudah. Perlu komitmen yang  kuat untuk menerapkannya secara konsisten. Perubahan besar di masyarakat, dimulai dari diri kita sendiri. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *