Panduan untuk Mengonsumsi Biji-bijian dan Kacang-kacangan


Sudah lama diketahui bahwa manfaat konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian sangatlah baik untuk gaya hidup sehat. Tak heran bila banyak orang kini beralih menjalani hidup sebagai vegetarian. Dengan cara menjadi vegan pun bisa membuat Anda merasakan variasi makanan lezat jika selalu menggunakan perpaduan bahan makanan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

Sejak semakin banyaknya orang menjalani gaya hidup vegan, popularitas bahan makanan kacang-kacangan dan biji-bijian berkadar protein ini pun mulai tumbuh. Terlihat dari semakin banyaknya orang menerima makanan “nabati” sebagai bagian dari makanan mereka. Mereka pun menyadari dapat memakan makanan sehat dengan lebih banyak variasi, beserta rasanyanya yang lezat. Tentu saja disertai juga dengan   melihat banyak manfaat kesehatan di dalam menu vegan tersebut. Untuk itu, penulis akan membagikan beberapa cara pengolahan kedua bahan makanan ini.

Variasi pengolahan berbagai negara

Banyak budaya sangat bergantung pada bahan dasar  kacang-kacangan dan biji-bijian pada makanan mereka.

Masakan Cina dan Jepang berfokus pada kedelai serbaguna. makanan yang berbasis kedelai, seperti tahu, tempe, edamame, kecap, dan miso dalam salad, sup, dan hidangan utama. Dari tumis tahu hingga sup miso, hidangan Asia ini membuat kedelai benar-benar banyak disukai orang.

Buncis atau “ceci” populer di Italia, seperti halnya kacang cannellini. Baik ditambahkan ke sup minestrone, pasta, ataupun digunakan sebagai lauk, kacang menambahkan tekstur dan rasa ke banyak hidangan daerah. Italia juga dikenal karena pesto-nya, yang tidak akan berarti tanpa kacang pinus.

Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah bagian dari masakan Timur Tengah. Buncis adalah bahan pokok dalam falafel, sedangkan buncis dan biji wijen digunakan dalam hummus. Kacang, seperti almond dan pistachio digunakan dalam hidangan utama dan makanan penutup yang dekaden.

Makanan Meksiko sering mengandung kacang hitam. Banyak masakan Thailand menggunakan kacang. Lentil adalah favorit di India.Lenting ini  digunakan untuk membuat dal, kari, dan sup lezat. Isi dapur Anda dengan biji-bijian dan kacang-kacangan dan Anda bisa membuat banyak hidangan sehat dan lezat.

Manfaat Konsumsi Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Salah satu manfaat kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sebagai sumber protein nabati. Mereka membentuk fondasi diet Mediterania, yang banyak dikutip sebagai cara makan terbaik untuk membantu mencegah penyakit jantung, stroke, diabetes, dan demensia. Bersama dengan sayuran, buah, biji-bijian, dan minyak zaitun, sebagai sumber protein nabati, melengkapi diet sehat ini. 

Selain itu, manfaat konsumsi kacang-kacangan yang demikian tinggi untuk kesehatan dipengaru oleh kandungan serat pangannya yang tinggi. Selain menjaga kesehatan pencernaan Anda,  serat dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol dan tekanan darah. 

Manfaat konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian lainnya adalah kebaikan lemak sehat yang terkandung di dalamnya. Lemak sehat ini diperlukan tubuh untuk menggantikan lemak trans yang kurang sehat dalam makanan. Kacang mentega adalah pilihan yang lebih baik untuk roti bakar daripada margarin keras!

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga mengandung campuran unik vitamin, mineral dan antioksidan, yang bekerja secara sinergis untuk melindungi kesehatan Anda.

Ide Pengolahan Untuk Menikmati Manfaat Konsumsi Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Membeli kacang kaleng

Kacang adalah bahan yang murah dan bergizi, dan mudah dimasak. Solusi mudahnya adalah membeli kacang kaleng. Lebih baik membeli kacang-kacang dan biji-bijian yang tidak mengandung garam / natrium dan yang tidak mengandung bahan kimia Bisphenol A (BPA) di lapisan kaleng. Beberapa kacang kaleng dapat mengandung hingga 1.000 mg natrium per cangkir. Ketika Anda menggunakan kacang tanpa garam tambahan, Anda bisa mengendalikan seberapa asin hidangan akhir Anda.

Kacang yang dibekukan

Untuk kenyamanan, Anda dapat membekukan kacang sisa Anda. Masukkan saja ke dalam kantung atau wadah kedap freezer, dan beri label dengan tanggal dan nama bahan. Bahan makanan tersebut harus bertahan selama enam bulan di dalam freezer. Bekukan kacang dalam jumlah satu dan dua cangkir. Kemudian Anda bisa menambahkan bahan beku tersebut ke sup atau rebusan. acang-kacangan dan biji-bijian yang beku akan mencair saat sup di rebus.

Jadikan sebagai camilan dan topping

Kacang dan biji siap digunakan apa adanya, langsung dari wadah. Sangat menyenangkan untuk menyimpan campuran kacang dan biji yang berbeda di dapur Anda – dan mentega kacang juga. Makan almond, pistachio, kenari, biji rami, biji labu dan biji wijen dalam segenggam tangan.elain dengan cara tersebut, biji-bijian dan kacang-kacangan juga sangat cocok untuk membuat granola, salad, dan untuk menambahkan pasta atau menaburkan di makanan penutup seperti kue atau ice cream.

Dengan cara dipanggang

Memanggang kacang-kacangan dan biji-bijian meningkatkan rasa mereka. Anda dapat dengan mudah memanggang kacang di atas kompor dengan wajan besi atau penggorengan. Di atas api sedang, aduk kacang atau biji agar tidak gosong. Kacang membutuhkan 5-6 menit untuk proses pemanggangan, sedangkan,  biji dan kacang pinus kecil butuh sekitar 3 menit. Anda juga bisa memanggang kacang dalam oven diatas loyang yang dilapisi perkamen. Atur oven ke 177 ° C (350 ° F). Kalau tidak mau repot, Anda dapat dengan mudah beli kacang almond panggang di pasar, supermarket, atau toko daring (online).

Jika Anda baru mengenal dunia kacang-kacangan, dan biji-bijian, cobalah memasukkan bahan-bahan tersebut ke dalam hidangan yang sudah Anda kenal, misalnya, topping salad. Akan menjadi menarik dengan di tambahkannya warna-wani biji-bijian dan kacang-kacangngan. Selamat mencoba di rumah dan jangan lupa untuk komentar di bawah kreasi masakan Anda dengan biji-bijian dan kacang-kacangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *